“Jalan WR Supratman itu merupakan jalur utama perekonomian khususnya bagi warga Juwana, jadi kalau ke pasar, TPI, sekolah, semua melalui jalan itu, tapi kalau rusak begini, kan kasihan masyarakat,”cecarnya.
Calon anggota DPRD Pati dari Dapil 3 itu menegaskan bahwa Aksi pemblokiran jalan itu merupakan spontanitas warga yang kesal melihat jalannya yang rusak.
Warga mendesak kepada pemerintah agar jalan itu bisa segera diperbaiki.
“Jadi warga minta agar jalan itu segera diperbaiki, ini menjelang lebaran, jadi jalan itu harus sudah bagus,”kata Mukit mengutip pernyataan warga.
Terpisah, Plt Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati Hasto Utomo menjelaskan, Kerusakan jalan WR Supratman Juwana saat ini masih proses pemilihan penyedia.
Sementara untuk Surat Perjanjian Kerja (SPK) baru akan dikeluarkan pada tanggal 1 april 2024.
“Anggarannya itu nanti Rp 200 juta, dan rencananya akan ditangani dengan rehabilitasi jalan dan penambalan oleh bagian pemeliharaan jalan DPU,”ujarnya.
“Besok, akan ada tim pemeliharaan jalan yang melakukan pengukuran jalan kesana (Juwana),”tambahnya.





