“Korban saat itu berusaha berontak dan berteriak hingga akhirnya bisa lepas dan lari dari perbuatan sang Kades,”ungkap warga desa di kecamatan Margoyoso yang enggan disebutkan.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga lain yakni RS. Menurutnya, Sikap yang dilakukan Kades merupakan perbuatan yang tidak terpuji.
Kades, harusnya bisa mengayomi dan melindungi warganya, bukan mengumbar nafsu bejatnya untuk melakukan tindakan yang tidak terpuji pada warganya.
“Sikap Kades ini sangat memalukan, pada warga ini harusnya dilindungi, bukan ciderai,”terangnya.
Terpisah, Kades ST (inisial, red) ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya hingga 2×24 jam lebih, tapi tidak ada tanggapan sampai berita ini naik terbit.





