Kecewa, Sikap Dinas Periwisata, Jalan Trans Galela – Tobelo Diboikot

Terlihat, sejumlah kendaraan ikut antri menunggu akses dibuka. Antrian kendaraan sepanjang 2 kilo meter.
Terlihat, sejumlah kendaraan ikut antri menunggu akses dibuka. Antrian kendaraan sepanjang 2 kilo meter.

Halmahera Utara, zonasatu.net || Puluhan masyarakat melakukan pemboikotan jalan trans Galela-Tobelo, tepatnya di Desa Mamuya Kecamatan Galela Halmahera Utara

Aksi warga dari Aliansi Masyarakat terjadi pukul 7.00 WIT, hingga pukul 10.40 WIT

Akibat aksi itu, jalur lalu lintas kendaraan menjadi lumpuh dan terjadi antrian panjang kendaraan

Ratusan pengendara roda 2 dan roda 4 harus menunggu kurang lebih 4 jam baru bisa melintas

Pemboikotan jalan itu terjadi dampak kekesalan warga terhadap Dinas Pariwisata yang tidak merespon soal retribusi pintu masuk air panas mamuya.

“Ia sejak pagi, jalan sudah di boikot, kami pun menunggu hingga ber jam-jam, ” ujar An salah satu pengemdara roda 4, Rabu (8/5/2024)

Sementara Isra, salah satu orator mengatakan, aksi dilakukan Aliansi Masyarakat Desa Mamuya, Kecamatan Galela, karena kecewa dengan sikap Dinas Pariwisata

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *