HUT Kabupaten ke 21 tahun, Diwarnai Aksi Unjukrasa, Bupati Kejar-kejaran Dengan Massa Aksi

“Banyak hutang pegawai seperti, Siltab Pemdes, TPP pegawai, dan sejumlah utang lainnya tidak dilunasi Pemda. Namun Pemda justru mendatangkan artis dengan bayaran mahal.”ungkap salah satu orator pada aksi kemarin.

Terpisah Bupati Halmahera Utara Frans Manery, saat di temui Sejumlah awak media mengaku, sebelum mengeluarkan benda tajam (parang) miliknya sudah menegur massa aksi, namun tidak diindahkan

Sehingga, hal itu membuat bupati naik pitam dan mengeluarkan parang untuk memotong kabel sound.

“Saya sudah beberapa kali menegur mereka, disuruh balik, tetapi mereka tidak mendengar,”ujar Frans Manery, usai vidio viral itu.

Dirinya menambahkan, saat meladeni massa aksi tidak ada petugas keamanan di tempat.

Sehingga dirinya mengeluarkan parang untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi sesuatu diluar dugaan dengan massa aksi.

“Saya mengambil tindakan itu, karena tidak ada keamanan,”tuturnya.

Frans menegaskan, Tindakan mengejar massa aksi, menurutnya bukan sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai Frans Manery, sebab aksi yang dilakukan itu diluar areal perkantoran.

“Saya juga tegaskan kalau saya keluar dan kejar mereka bukan sebagai Bupati, tapi sebagai Frans Manery,”Terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *