Mendengar hal tersebut, warga masyarakat Desa Kupa-Kupa langsung menuju ke lokasi penemuan mayat.
“Setelah saksi memberitahukan kepada warga, masyarakat menuju ke TKP. Sosok mayat tersebut, berjenis laki-laki, yang juga warga desa Kupa Kupa,” jelasnya.
Lanjut Kasubag Humas Polres, berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya telah di laporkan hilang sejak Sabtu (15/6/2024).
“Keluarga menganggap bahwa meninggalnya korban ini disnggapvsudah ajalnya, bukan karena suatu kejadian kekerasan atau apapun, jadi keluarga sudah menerima dengan ikhlas,”ucapnya
“Keluarga juga bersedia agar korban tidak di lakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan untuk di autopsi,”tambahnya





