Sejauh ini, Kata Dia, Warga tidak berani berkomentar soal gudang penimbunan itu, karena W dianggap perangkat desa yang berpengaruh
“W itu penyelenggara Pemerintahan Desa, semestinya paham akan tupoksinya, tidak memanfaatkan kapasitasnya menimbunan solar demi meraup keuntungan,”katanya
Ia berharap APH segera menindaklanjuti atas adanya penimbunan BBM bersubsidi tersebut.
Apalagi gudang penimbunan BBM bersubsidi itu diduga seorang perangkat desa di desa Banyutowo
“Kami berharap APH bisa menindaklanjuti, karena tindakan yang dilakukan oleh W ini sudah lama, tapi terkesan ada pembiaran,”pintanya
Terpisah, Kepala Desa Banyutowo Nariyo ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsAppnya tidak ada tanggapan sampai berita ini naik terbit





