Selain itu, Kata Dian bahwa peserta PPPK pada tahun ini ketika mengikuti tes bisa menggunakan ijazah SMA.
“Jadi untuk tingkat SMA juga bisa, dan ada dia punya formasi yang sudah di Share untuk tingkatan tersebut. Jadi untuk formasinya itu ada operator layanan operasional, pengadministrasi, perkantoran dan kayaknya ada di pengumuman itu sudah lengkap dan rata rata itu,”ungkapnya
Sedangkan untuk jumlah formasi PPPK, Dian berujar bahwa yang dibutuhkan di Pulau Morotai pada tahun 2024 sebanyak 1037 peserta.
“Jadi jumlah formasi PPPK yang sudah di ACC oleh MenPAN RB untuk kuota Morotai pada tahun ini sebanyak 1037. Jadi semuanya ada 1037,” ujarnya
Sementara untuk pelaksanaan tesnya, Kata Dian bahwa dibagi menjadi dua gelombang yaitu gelombang pertama Tenaga Honorer K2 dan Non ASN. Gelombang kedua yaitu yang sudah honor minimal 2 tahun ke atas.
“Jadi tes pertama itu Tenaga Honorer K2 dan Non ASN. Itu tesnya dilaksanakan pada tahun ini sekitar di bulan Desember sudah dilaksanakan tes CAT-nya. Sehingga untuk pemberkasan dimulai dari tanggal 1 Oktober hingga 20 Oktober 2024,” jelasnya
Untuk yang sisanya itu, pendaftaran tesnya dimulai pada bulan November.
“Jadi yang sisanya itu nanti bulan November baru di buka pendaftaran, disitu ada macam-macam, bukan hanya yang sarjana pokoknya yang sudah honor 2 tahun ke atas itu. Nah, dorang itu bukan THK2 aktif bukan juga Non ASN aktif. Tapi dorang masih bekerja aktif sampe sekarang minimal dua tahun,”ucapnya
“Nah dorang itu nanti ba daftarnya di bulan November dan pelaksanaan tesnya di tahun depan tahun 2025,”pungkasnya
Karena, menurut Dian bahwa yang diprioritaskan pertama adalah tenaga honorer K2 yang masih aktif bekerja, akan tetapi mereka (K2) juga tetap ikut tes CAT, tandasnya





