Kampanye di Usbar, Palson Rusli Sibua : Komitmen Akan Jalankan Visi-Misi

Selain anggaran untuk pemuda, terdapat anggaran lain yang diperuntukan untuk sejumlah program lainnya yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah jika kami terpilih, maka janda, ibu hamil, lansia, tukang sapu, imam dan pendeta masing-masing mendapatkan Rp 2 juta/perbulan selama lima tahun, “timpalnya.

Ia bilang, tunjangan untuk janda sangat penting, karena status janda sudah pasti tidak memiliki suami dan harus mengurus anak seoarang diri, sehingga perlu campur tangan dari pemerintah.

Begitu juga tunjangan untuk ibu hamil, anak harus mendapatkan gizi yang baik sejak massa kandungan, supaya ketika dilahirkan bayi itu sehat, dan besar nanti bisa mencalonkan diri sebagai bupati.

“Ada juga program uang duka, dulu semasa saya jadi bupati dapat Rp 5 juta, sekarang sudah turun menjadi Rp 3 juta itu lama baru terima. Insa Allah jika kami terpilih, maka kami naikan menjadi Rp 10 juta, “imbuhnya.

Begitu juga dengan ribuan tenaga honorer yang telah dipecat semasa ia menjabat sebagai bupati, jika terpilih nanti akan dikembalikan seperti posisi semula.

“Jika janda, tukang sapu dan lain-lain sudah dapat tunjangan, maka uangnya akan berputar di desa itu. Misalnya lansia dapat Rp 2 juta kase ke anaknya Rp 500 ribu, cucunya Rp 500 ribu, jualan disini mereka pasti beli otomatis barang-barangnya laku, jadi yang belum dapat juga pasti dapat, karena jualan mereka laku, “tuturnya

Ia menyindir Paslon lain yang menyebut, bahwa program yang mereka sampaikan hanya akal-akalan untuk meraup suara.

Namun ia memastikan jika terpilih nanti program yang disampaikan bakal dilakukan, karena ia pernah menjabat sebagai Bupati.

“Yang begini begini Paslon lain tidak bisa bikin, mereka mara bilang foya (bohong), kami sudah janji, tidak janji saja bikin, apalagi janji, pasti bikin, “tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *