“Ini perlu ada campur tangan dari Pemkab, untuk ikut mempromosikan, agar produksi roti dari Lapas ini bisa lebih dikenal,”ujarnya
Terpisah, Kepala Lapas Kelas 2B Pati Supriyadi mengatakan, Produksi roti dari warga binaan di Lapas Pati, ada empat jenis, diantaranya roti boy, roti isi pisang, roti isi coklat dan roti wijen isi kajang hijau.
“Saat ini kita punya empat varian, dan pastinya untuk roti hasil produksi kami ini akan saya kembangkan lagi,”ujarnya.
Quality control untuk pembuatan roti, Lanjutnya, sangat selektif dan layak dikemas, bahkan jika ada roti yang rusak, maka akan langsung disisihkan.
“Harganya sangat murah untuk di pasaran, hanya Rp 2500, dan proses produksi kami juga selalu diawasi petugas,”tambahnya (ADV)





