Wartawan yang diketahui bernama imam selamet dari wartawan kompasnews.id itu kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh pihak keamanan
Sebab, setiap hari Imam selamet dan rekannya itu selalu melakukan peliputan di kantor DPRD Pati
Tapi, ketika ada acara debat kandidat di kantor DPRD Pati mereka justru dihalangi dan tidak diijinkan masuk
“Saya setiap hari liputan di kantor DPRD Pati, semua orang tahu, tapi kenapa tidak diijinkan masuk,”sesalnya
Setelah beberapa negosiasi dan arahan dari pihak penyelenggara, akhirnya sebagian wartawan diperbolehkan masuk, dengan tetap mematuhi aturan yang ditetapkan di dalam gedung.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati Supriyanto sebelum debat berlangsung kepada awak media mengatakan, bahwa pihak KPU tidak pernah membatasi wartawan untuk melakukan liputan debat publik berlangsung.
“Dari KPU tidak membatasi wartawan untuk melakukan liputan debat publik, tetapi acara tersebut sudah dipegang Event Organizer sebagai pihak ketiga, dan kami sudah menyarankan kepada pihak event organizer untuk membuka akses kepada wartawan untuk melakukan peliputan,”kata Supriyanto.
Akhirnya, setelah adu mulut 3 orang wartawan dari Setwan diperbolehkan masuk ke dalam ruang debat publik.





