“Nah disitu dikhawatirkan apabila terjadi sesuatu puskesmas itu bisa dituntut oleh masyarakat. Takutnya, misalnya ini mereka datang berobat lalu masyarakat menyatakan bahwa mereka tidak sembuh karena mereka punya pendukung si A atau si B,”tuturnya
“Jadi terkait netralitas ini sudah berulang kali saya sampaikan kepada semua puskesmas harus netral karena memang ASN. Maka tidak boleh ada politik praktis,” tegasnya
Meski demikian, Ia menjelaskan bahwa yang di maksud netral ini bukan berarti golput.
“Jadi mereka silahkan mempunyai hak pilih tetapi tidak boleh menunjukkan atau mempengaruhi pihak-pihak lain khususnya di pelayanan kesehatan,” jelasnya
Selain itu, Ia juga memperingatkan bahwa akan ada konsekuensi bagi tenaga kesehatan yang melanggar aturan ini.
“Saya sudah mengingatkan dan kami akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Giscard juga berharap agar semua pihak bisa menjaga netralitas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar tetap optimal.
“Siapa pun yang terpilih nanti adalah pimpinan kita, dan kita harus tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab kita,” tutup Giscard.





