“Kabupaten Pulau Morotai meraih penghargaan atas keberhasilan asupan imunisasi dasar lengkap sebesar 100 persen, kemudian Kabupaten Pulau Morotai meraih penghargaan atas keberhasilan mencapai target non polio 3 per 102 penduduk dan discord atau bukan campak bukan rubella sebesar lebih dari dua per 100.000 penduduk,
“Kabupaten Pulau Morotai meraih penghargaan Kabupaten dengan investasi pelayanan kesehatan primer terbaik tingkat nasional, Kabupaten Pulau Morotai meraih penghargaan atas pelaksanaan kick off integrasi pelayanan kesehatan primer atau ILP,”
“Kabupaten Pulau Morotai berhasil menyelenggarakan akreditasi Puskesmas 100% dengan capaian Puskesmas dan akreditasi Paripurna terbanyak di Provinsi Maluku Utara, yaitu 9 Puskesmas dari 13 Puskesmas jumlah desa meraih sertifikat free atau stop buang air besar sembarangan yaitu sebanyak 68 desa atau sebesar 77 persen dari 88 desa,”
Lanjut dia, sementara untuk ketersediaan sarana prasarana dan alat kesehatan dapat kami laporkan bahwa jumlah Puskesmas dengan bangunan sesuai standar atau prototype dari Kementerian kesehatan Republik Indonesia sebanyak 12 Puskesmas atau 92 persen dan ditargetkan tuntas 100 persen pada tahun 2025,
“Sehingga dalam rangkaian peringatan Hari kesehatan Nasional ke-60 tahun ini juga dirangkaikan dengan peresmian Puskesmas Morodadi Kecamatan Morotai selatan. Puskesmas ini merupakan pemekaran dari Puskesmas Daruba yang melayani 6 Desa di wilayah kerja Morotai Selatan,”tuturnya
Ia bilang, tujuan dari penambahan Puskesmas ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan derajat kesehatan serta meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat khusus bidang kesehatan tahun anggaran 2023 dengan total anggaran sebesar Rp. 11,6 miliar lebih.
“Selain itu juga Puskesmas Morodadi sudah teregistrasi di Kementerian kesehatan Republik Indonesia dan telah akreditasi dengan predikat kelulusan paripurna,
Maka Puskesmas ini memiliki kemampuan pelayanan dengan karakteristik wilayah pedesaan dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektar dan memiliki bangunan 2 lantai dengan total luas bangunan 1.143 meter persegi. Sedangkan untuk ketersediaan sarana dan peralatan kesehatan sesuai dengan standar Kementerian kesehatan Republik Indonesia ditunjang dengan prasarana
Disisi lain juga, Ia menuturkan bahwa ada 9 tenaga kesehatan di Puskesmas terdiri dari dokter umum perawat bidan, apoteker nutrisionis, sanitarian, ahli teknologi laboratorium medis dan promosi kesehatan dengan total tenaga saat ini sejumlah 37 orang,
Dengan demikian, sekedar informasi juga bahwa pada tahun anggaran 2025 di wilayah kerja puskesmas Daruba akan dibangun dua unit Puskesmas pembantu yaitu di desa Morodadi dan desa Aha.
“Jadi ada dua yang akan kita bangun di tahun 2025, itu sudah kita rencanakan dan tendernya dimulai di bulan Januari,”ucapnya
“Maka pembangunan Pustu diharapkan dapat meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kerja puskesmas Morodadi,”sambungnya
Olehnya itu, kami sangat mengharapkan kepada Bupati dan tim anggaran pemerintah daerah agar dapat mengakomodir usulan pembuatan jalan masuk ke Puskesmas Morodadi dan landscape dan pagar.
“Karena kita lihat kalau di musim hujan ini akses ke Puskesmas Morodadi agak terganggu,” pintanya
Sementara dalam amatan media ini, acara ini juga ditandai dengan penanda tanganan Prasasti, Pemotongan Pita.
Selain itu, usai peresmian, Pj Bupati Pulau Morotai langsung meninjau ruangan-ruangan baru Puskesmas Morodadi sembari memeriksa kelengkapan fasilitas dan memberikan saran serta masukan agar fasilitas yang masih kurang segera dilengkapi. Ucap Pj Bupati kepada Kadinkes dan Kapus Morodadi





