Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Lanjut Dia, Prabowo Subianto tidak akan mengikhlaskan Morotai dipimpin oleh para koruptor dan tidak akan menginginkan Morotai dipimpin oleh para penyuap serta tidak akan mau Morotai dipimpin oleh para kapitalisme dan para nepotisme,
“Jadi pemimpin yang bersih itu hanya Syamsuddin Banyo dan Judi Dadana. Sehingga perlu saya tegaskan lagi bahwa pada tahun 2011 Rusli-Weni terpilih itu karena ada partai kekuasaan,”bebernya
“Begitu juga dengan Almarhum Beny Laos dan Hi. Asrun Padoma terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2017 itu karena ada Jokowi dan Partai kekuasaannya yakni PDI-Perjuangan,”tambahnya
Ia menegaskan bahwa Pada tahun 2024 ini, Partai Gerindra akan menguasai negeri ini (Pulau Morotai).
“Partai Gerindra tahu benar skema siapa yang menang dan siapa yang kalah. Untuk itu, jangan ragu pilih SB-JADI karena ada Prabowo Subianto. Karena Prabowo mau untuk jatah Morotai itu diberikan kepada Paslon Nomor Urut 2 (dua) dalam hal ini SB-Jadi,” tegasnya
“Maka Prabowo berpesan dukunglah partai Gerindra dan dukunglah SB-JADI,”tandasnya
Menurut Irwan, Kedua paslon ini tidak pernah tersandung kasus korupsi atau masalah hukum.
“Dengan pertimbangan itulah, Prabowo Subianto dengan tekat yang kuat mengusung dan mendukung serta memenangkan paslon nomor urut 2 (SB-JADI),”ucapnya
Ia menyebut, Orasi politik yang disampaikan ini, terkait politik hukum.Hukum akan berubah dalam posisi politik, dan keputusan politik akan mempengaruhi posisi hukum itu sendiri
“Di tahun 2024 ini Prabowo Subianto yang jadi Presiden. Olehnya itu kita percayakan SB-JADI sebagai penyambung lidah rakyat Pulau Morotai,”pungkasnya





