“Nah, bagi saya ini merupakan bagian dari tidak adanya visi maupun management dari Direktur RSUD yang tidak matang dalam pengelolaan anggaran hibah dari Pemda yang dikucurkan setiap tahun di RSUD,
“Padahal dana hibah dari Pemda itu sangat besar setiap tahun bisa mencapai miliar,”katanya
Ia mendesak kepada Pemda dan DPRD Morotai khusus Komisi III agar segera panggil dan evaluasi Direktur RSUD.
“Jika benar banyak Masalah disana selain air maka saya sarankan segera copot Direkturnya. Padahal solusinya gampang, contohnya danah hibah dari Pemda berapa, tinggal dari pihak RSUD buat kebijakan untuk membuat sumur bor dan buat pengadaan profil penampung air sebanyak 15-20 buah agar mengantisipasi krisis air disana,” Ungkapnya
Olehnya itu, saya berharap agar kiranya di pemerintahan yang baru ini dapat benar-benar memperhatikan soal kebutuhan rumah sakit terutama menyangkut dengan air bersih.
“Apa lagi, ini menyangkut dengan pelayanan kesehatan di RSUD Morotai. Bagi saya Ini sangat penting untuk dilakukan,” tandasnya





