Selain itu juga, ditahun 2024, BPKAD menganggarkan kegiatan Rp 10.657.185.000 dengan perincian belanja makanan dan minuman rapat sebesar Rp. 3.072.245.000, belanja makanan dan minuman jamuan tamu sebesar Rp. 500.000.000, belanja perjalanan dinas biasa sebesar Rp. 52.560.000, belanja perjalanan dinas paket meetinga luar kota sebesar Rp. 412.632.295, belanja bahan-bahan bakar dan pelumas sebesar Rp. 450.832.000.
Belanja suku cadang alat angkutan sebesar Rp. 291.000.000, belanja pemeliharaan alat angkutan darat bermotor-kendaraan dinas bermotor perorangan sebesar Rp. 355.000.000, belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-alat tulis kantor sebesar Rp. 1.057.953.000.
Belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-bahan cetak sebesar Rp. 1.179.875.000, belanja BIMTek sebesar Rp 1.072.933.200, belanja jasa tenaga teknisi mekanik dan listrik sebesar Rp. 300.000.000, belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-alat listrik sebesar Rp. 152.643.750, belanja pemeliharaan alat kantor dan rumah tangga dan alat kantor-alat kantor lainnya sebesar Rp. 55.000.000.
Sedangkan Anggaran pembayaran LS dari BPKAD yang sudah terealisasi tahun 2024 sebesar Rp 1.252.014.158 diantaranya belanja kawal/faks mili/internet/TV berlangganan sebesar Rp. 100.286.400, belanja pembayaran pajak, Bea dan perizinan sebesar Rp. 75.577.758. Kemudian, honorarium tim pelaksana kegiatan dan sekretariat tim pelaksana kegiatan sebesar Rp. 15.000.000, belanja jasa tenaga administrasi sebesar Rp. 45.400.000, belanja jasa tenaga ahli sebesar Rp. 792.520.000, belanja jasa tenaga kebersihan sebesar Rp. 33.000.000, belanja jasa tenaga keamanan sebesar Rp. 33.000.000.Selain itu, belanja jasa tenaga sopir sebesar Rp. 27.500.000, belanja modal komputer unit lainnya (kosong), belanja modal peralatan personal komputer sebesar Rp. 25.000.000, belanja modal peralatan komputer lainnya sebesar Rp. 55.000.000, belanja modal aset tidak berwujud-software sebesar Rp. 50.000.000.
Kaban BPKAD Morotai Adhar Andi Sunding belum berhasil dikonfirmasi.
Namun, beberapa waktu lalu, pihak Inspektorat Pulau Morotai akan melakukan penelusuran anggaran di BPKAD.
“Kami akan lakukan pemeriksaan mendalam terhadap penggunaan anggaran di BPKAD.”ungkap Plt. Kepala Inspektorat Morotai Marwanto P Soekidi kepada media pada Selasa 18 Maret 2025 lalu.
Terkait penggunaan anggaran bernilai belasan miliar itu ditanggapi oleh salah satu pimpinan SKPD yang enggan namanya dipublis.
Menurutnya, realisasi anggaran itu sangatlah tidak masuk akal ditengah adanya efisiensi anggaran.
“Ada beberapa dinas ditahun itu hanya dapat 20 juta tidak sampai ratusan, tapi kok di BPKAD ada kegiatan miliaran rupiah, ini tidak masuk di akal. Maka Ia menegaskan harus dalami,” Ungkap pejabat yang berkapasitas Sebagai kepala dinas namun tidak mau menyebutkan namanya.





