“Alhamdulillah api bisa dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bagian rumah. Upaya cepat warga dan petugas sangat membantu,”ungkap Kapolsek
Dari hasil olah TKP awal, diketahui sumber api berasal dari sisa pembakaran sampah di halaman belakang rumah yang merembet ke dinding dapur yang terbuat dari bahan mudah terbakar.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu kelalaian saat membakar sampah. Namun, kami tetap lakukan pendataan dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti,”jelas Kapolsek
Korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 75 juta, meliputi peralatan jahit, mesin jahit, bahan kain, mesin cuci, kulkas, serta perabot rumah tangga lainnya.
“Syukurlah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya kerugian materi yang cukup besar,”tuturnya
Selain mengamankan area pasca kebakaran, petugas juga mencatat keterangan dua saksi dan membantu korban membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
“Kami juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim panas seperti saat ini, karena angin mudah memperbesar api,”kata Kapolsek Aris.
Lebih lanjut, AKP Aris Pristianto menambahkan bahwa tindakan cepat kolaboratif antara Polsek Tayu, TNI Koramil 03 Tayu, Tim Damkar PG Pakis Baru, dan perangkat desa menjadi kunci keberhasilan penanganan kebakaran ini.
“Sinergi yang baik ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan koordinasi di tingkat wilayah sangat penting dalam setiap situasi darurat,”pungkasnya





