“Keluhan paling banyak gatal-gatal, batuk pilek, bahkan ada yang muntaber. Dengan adanya pengobatan ini, kami berharap kondisi kesehatan warga segera pulih,”tuturnya.
dr. Nanik menjelaskan bahwa bakti sosial kesehatan difokuskan pada upaya pencegahan dan penanganan dini penyakit akibat banjir.
“Kami ingin memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan sejak awal agar tidak terjadi komplikasi. Lingkungan pascabanjir sangat rentan menimbulkan penyakit,”jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di rumah Tika. Laspon, RT 04 RW 01 Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai
Untuk mencapai lokasi, tim Bhayangkari dan tenaga medis harus menggunakan perahu kecil atau jukung karena akses darat masih terendam banjir.
Meski medan cukup berat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk hadir dan membantu masyarakat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Dukuh Biteng diketahui sebelumnya belum pernah mendapatkan penanganan medis langsung sejak terdampak banjir, sehingga upaya preventif dan pengobatan dinilai sangat penting untuk mencegah peningkatan penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan.
Melalui kegiatan ini, Bhayangkari Polresta Pati menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam aksi kemanusiaan, khususnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, sebagai wujud nyata darma bhakti kepada masyarakat.





