“Hari ini kita ikut bersolidaritas, karena penegakan hukum yang justru menjadi alat kekuasaan ternyata justru membungkam rakyatnya.”ungkap Tiyo Kamis (5/3/2026)
Menurutnya, Botok dan Teguh seharusnya mendapat julukan pahlawan, karena telah melawan kekuasaan yang dzolim pada rakyat
“Botok dan Teguh diancam atas hukuman karena pasal menutup jalan. Ini jadi catatan penting. Kalau menutup jalan dikriminalisasi, maka bukan hanya mas Botok, orang bikin pengajian juga harus ditangkap,”ujarnya
Ia menegaskan, Vonis bersalah yang menjerat 2 pentolan AMPB itu menunjukkan hukum sudah tidak lagi bisa diharapkan.
Tiyo mengungkapkan bahwa, Ini akan menjadi tolak ukur nasional, kecuali vonis bebas tanpa syarat maka itu masih bisa diharapkan
“Kita hadir menyadari bahwa ada hal yang sangat tidak rasional dan masuk akal, Mas Botok dan Mas Teguh dan AMPB itu melawan kekuasaan, dan pasal yang dikenakan itu juga tidak bisa serta merta, karena yang terjadi ini adalah bagian proses demokrasi.”pungkasnya





