Aksi demo dijadwalkan menyasar di alun-alun Pati khususnya di kantor DPRD Pati sebagai bentuk protes atas kebijakan harga BBM yang dinilai memberatkan.
“Dari Juwana kita berangkat sekitar 10 ribu orang, dan kita aksi ini serentak bersama nelayan yang ada di seluruh Indonesia,”katanya.
Menurutnya, jumlah massa dari Juwana baru sebagian kecil. Ribuan nelayan dari daerah lain di Pantura hingga luar Jawa juga siap turun ke jalan pada hari yang sama.
Para nelayan menuntut pemerintah mengevaluasi harga solar non subsidi dan memberikan skema khusus bagi nelayan agar tetap bisa melaut.
Jika tuntutan tidak digubris, Sutrisno menyebut gelombang protes yang lebih besar siap dilakukan dalam waktu dekat.





