“Saya juga memberikan masukan di anggaran perubahan 2026 Jalan Kropak ke Godo bisa diperbaiki dan ada 1 titik jalan panjang 300 meter, kendaraan mobil tidak bisa bersimpangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, titik sempit tersebut menjadi lebih rawan saat musim panen. Volume kendaraan pengangkut hasil bumi meningkat dan sering menimbulkan kemacetan.
Karena itu, ia mendorong agar pelebaran di titik sepanjang 300 meter itu masuk dalam skala prioritas. Penganggaran bisa dilakukan melalui APBD Perubahan 2026.
Kastomo juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang segera turun. Survei ulang diperlukan agar perencanaan pelebaran bisa tepat sasaran.
“Kita dorong Dinas PU untuk survei ulang dan menghitung kebutuhan pelebarannya. Setelah itu baru dianggarkan, supaya pengerjaannya bisa cepat dan manfaatnya langsung dirasakan warga,” pungkasnya.





