HALUT, zonasatu.net || Sebanyak 4 Kepala Desa di Kabupaten Halmahera Utara mendapat kesempatan mengikuti studi banding ke luar dan dalam negeri. Program ini diharapkan menjadi pintu masuk transfer ilmu dan inovasi untuk pembangunan desa.
Informasi yang dihimpun, keempat kepala desa tersebut terbagi ke dalam dua lokasi berbeda. Dua kades diberangkatkan ke Beijing, China. Sementara dua kades lainnya mengikuti pembelajaran di Universitas Indonesia, Depok.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Utara, Naftali Gita, membenarkan keberangkatan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas aparatur pemerintahan desa.
“Iya benar ada 4 kades yang ikut studi banding. Dua kades keluar negeri ke Beijing China dan dua lagi di Universitas Indonesia,” jelas Naftali, Jumat (10/7/2026).
Untuk studi banding ke Beijing, dua kades yang diberangkatkan adalah Kades Desa Galap Kecamatan Loloda Utara dan Kades Gotalamo Kecamatan Galela Barat. Keduanya bergabung bersama kepala desa dari daerah lain di Indonesia.
Agenda di China difokuskan pada seminar peningkatan kapasitas kepala desa. Materinya meliputi tata kelola pemerintahan desa, pembangunan pedesaan, dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Sementara itu, dua kades yang studi di Universitas Indonesia berasal dari Desa Soahukum Kecamatan Kao Barat dan Desa Pitu Kecamatan Tobelo Tengah.





