Harga BBM Nelayan Turun 50%, Chandra: Aspirasi Nelayan Dikabulkan Presiden

Bagi Chandra, nelayan bukan sekadar pencari ikan. Mereka adalah garda terdepan ketahanan pangan.

“Kalau nelayan kuat, maka stok ikan aman, harga stabil, dan ekonomi pesisir hidup. Karena itu negara harus hadir,” ujarnya.

Ia meyakini, dengan biaya melaut yang lebih ringan, aktivitas nelayan akan kembali bergairah. Dampaknya berantai, hasil tangkap naik, kesejahteraan nelayan membaik, dan ekonomi wilayah pesisir bergerak.

Penetapan harga baru ini merupakan hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Senin 13 Juli 2026.

Pemerintah memutuskan harga BBM untuk kapal 30–200 GT sebesar Rp15.000 per liter. Sementara untuk kapal di bawah 30 GT, harganya sudah lebih dulu ditetapkan Rp6.800 per liter.

Selisih harga dari keekonomian sebesar Rp18.600 per liter akan ditutup melalui dana BPDP, bukan APBN. Pemerintah menyiapkan kuota 400.000 ton untuk 6 bulan ke depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *