KENDAL zonasatu.net || Masalah sampah plastik masih menjadi tantangan di Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.
Salah satu penyebabnya adalah botol plastik yang memiliki volume besar sehingga memakan banyak tempat penyimpanan. Merespons kondisi tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Karangayu mengembangkan program Bottle Press.
Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi penyimpanan dan pengelolaan sampah botol plastik di tingkat rumah tangga.
Inti dari program ini adalah pembuatan alat Bottle Press. Alat sederhana ini berfungsi memadatkan botol plastik sehingga volumenya menjadi lebih ringkas. Dengan begitu, botol yang sudah dipadatkan dapat disimpan dalam jumlah lebih banyak pada ruang yang sama.
Proses pemadatan juga mempermudah pengumpulan dan pemindahan sampah plastik. Warga tidak perlu bolak-balik mengangkut karena satu karung bisa diisi lebih banyak botol yang sudah dimampatkan.
Dalam pembuatan alat, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan pengrajin kayu setempat. Mereka meminjam peralatan dan tempat kerja milik warga. Kolaborasi ini menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus sinergi antara mahasiswa dan masyarakat.





