Belasan Tenaga Honorer APBD 2005 Adukan Nasib ke DPRD Pati, Minta Tambahan Kesejahteraan

PATI, zonasatu.net || Sebanyak 23 tenaga honorer APBD tahun 2005 mendatangi kantor DPRD Pati, Kamis (10/9/2026).

Kedatangan mereka untuk mengadukan status kepegawaian yang belum jelas dan menuntut peningkatan kesejahteraan.

Para honorer ini diterima langsung oleh Komisi A DPRD Pati dalam forum audiensi. Mereka mengeluhkan gaji yang masih jauh di bawah Upah Minimum Kabupaten.

Eko, salah satu koordinator tenaga honorer APBD 2005, mengatakan para anggotanya sudah mengabdi dalam waktu yang sangat lama. Rata-rata masa kerja mereka mencapai 21 tahun.

“Gaji kami di bawah UMR, padahal kami rata-rata sudah mengabdi 21 tahun. Jadi kami minta tambahan kesejahteraan,” kata Eko.

Menurut Eko, keberadaan mereka berbeda dengan tenaga honorer lainnya. Saat ini 23 orang tersebut masuk dalam kategori P3K paruh waktu eks honorer.”Kami masuk P3K paruh waktu eks honorer, jadi berbeda dengan yang lain,” ujarnya.

Dalam audiensi itu, para honorer mengusulkan agar ada tambahan penghasilan atau tunjangan. Dengan masa bakti selama dua dekade, mereka berharap perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, membenarkan adanya audiensi tersebut. Ia menyebut agenda hari itu khusus mempertemukan forum tenaga honorer APBD 2005 dengan OPD terkait.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *