Belasan Tenaga Honorer APBD 2005 Adukan Nasib ke DPRD Pati, Minta Tambahan Kesejahteraan

“Agenda hari ini kami ada audiensi dengan teman-teman dari forum tenaga honorer APBD 2005 dengan OPD terkait. Mereka mengusulkan ada tambahan penghasilan,” ujar Narso.

Narso mengatakan, secara prinsip Komisi A mendukung tuntutan tersebut. Alasannya karena masa pengabdian para honorer sudah sangat lama. Dari jumlah awal yang lebih banyak, kini hanya tersisa 23 orang.

“Mengingat masa bakti yang sudah sangat lama. Sebagian dari anggota mereka dulu rata-rata sudah menjadi PNS atau P3K. Yang tinggal 23 orang ini,” jelasnya.

Namun dukungan itu tetap harus diimbangi dengan kajian lebih lanjut. Komisi A akan mengecek kemampuan anggaran daerah dan regulasi yang berlaku.

“Cuma kan tetap kita harus cek dulu kemampuan anggaran dan regulasi. Secara aturan seperti apa, karena ini kewenangan daerah untuk mengatur,” kata Narso.

Ia menambahkan, dari 23 orang yang terdata, saat ini yang hadir dalam audiensi sekitar 18 orang. Komisi A akan menindaklanjuti aspirasi ini bersama OPD terkait agar ada solusi terbaik.

“Kami akan sikapi masalah ini. Mudah-mudahan ada jalan keluar berupa penyesuaian penghasilan bagi mereka,” pungkas Narso.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *