Komisi D DPRD Pati Kritik Lambatnya Penanganan Korban Diduga Keracunan MBG di RS KSH

PATI, zonasatu.net || Perawatan terhadap sejumlah anak yang diduga mengalami keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati menuai sorotan.

Kritik disampaikan langsung saat Komisi D melakukan pemantauan ke RS KSH, Kamis (10/9/2026). Para anggota dewan datang untuk memastikan kondisi anak-anak yang dirawat mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan tepat.

Sekretaris Komisi D DPRD Pati, Endah Sriwahyuningati, menyayangkan sistem pelayanan yang diterapkan pihak rumah sakit terhadap korban anak-anak.

“Kami menyesalkan sistem perawatan anak di KSH. Anak sudah 2 jam baru diobservasi. Padahal ini kasus dugaan keracunan, seharusnya langsung dilakukan penanganan oleh tenaga medis,” ujar Endah kepada wartawan.

Menurut Endah, waktu adalah hal krusial dalam kasus keracunan. Keterlambatan penanganan bisa berdampak pada kondisi kesehatan anak dan memperberat gejala yang muncul.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari orang tua, anak-anak yang datang ke IGD tidak langsung ditangani dokter. Mereka hanya menunggu di ruang observasi selama hampir dua jam sebelum mendapat tindakan lebih lanjut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *