Diduga Masih Aktif, Warga Temukan Bom Mortir Sisa Perang Dunia II di Tepi Danau Galela

Menyadari bahaya, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galela. Setelah menerima laporan, personel Polsek Galela langsung turun ke lokasi dan memasang garis police line untuk mengamankan area.

Kapolsek menjelaskan, ciri-ciri bom mortir tersebut memiliki panjang sekitar 40-50 cm dengan diameter ±20 inci. Saat ini kedua bom masih berada di area tepi danau dan sudah diamankan sementara menunggu penanganan lebih lanjut dari tim Jihandak.

“Areal tersebut masih di dalam air tepi danau. Lokasi sudah dipasangi police line,” kata Fajri.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mendekat dan tidak beraktivitas di sekitar lokasi penemuan.

“Bagi warga jangan mendekati areal temuan bom jenis mortir, karena bom tersebut diduga masih aktif dan sempat mengeluarkan asap,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan tim penjinak bom dari Brimob untuk melakukan evakuasi dan pemusnahan secara aman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *