
Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa meminta agar Wakil Bupati hadir dan meminta maaf secara terbuka kepada Kampus STAI Babussalam atas pernyataannya di media yang dinilai menciderai nama baik Kampus.
Aksi yang awalnya terlihat damai dan aman itu akhirnya berubah menjadi panas hingga berujung bentrok dengan Satpol PP serta terjadi pembakaran meja kantor oleh masa aksi akibat dari Wakil Bupati Hi.M.Saleh Marasabessy tidak mau bertemu dengan masa aksi untuk meminta maaf serta mengkalarifikasi pernyataannya.(Drakel:06/RedZ1).





