Diputus Kontrak, Puluhan Promotor Kesehatan Mengadu Komisi D

PATI, zonasatu.net– Forum Komunikasi Promotor Kesehatan Pati mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Kedatangan mereka ini untuk mempertanyakan nasibnya di tahun 2023 ini yang tidak ada perpanjangan kontrak dari pusat.

Para promotor kesehatan ini mendesak kepada para Wakil Rakyat melalui Komisi D untuk memfasilitasi agar nasib mereka ada perpanjangan kontrak untuk tahun 2023, sebab pengabdian yang dilakukan sudah sejak 2016 dan nama para promotor kesehatan ini sudah terdaftar di Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga :   Upacara Jokokaha Sambut Kedatangan Kapolda Malut Irjen Pol Midi Siswoko dan ibu.

“Pengabdian kami sudah 7 tahun, namun untuk kontrak kami di tahun 2023 ini sudah di hapus oleh pusat, jadi kami minta agar Pemkab bisa memperpanjang,”Ungkap Koordinator Promotor Kesehatan Yuna Anugrah, usai melakukan audiensi dengan komisi D DPRD Kabupaten Pati Kamis (5/1/2023).

Menurutnya, Promotor kesehatan ini digaji melalui dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), namun untuk tahun 2023 ini, BOK sudah dihapus, sehingga secara otomatis untuk kontrak promotor kesehatan juga dihapus, padahal selama ini para promotor kesehatan ini sudah dikontrak sejak 2016.

Baca Juga :   Bendungan Ratusan Milyar Ini Tertunda Akibat Banjir

“Menu dari BOK memang sudah tidak ada, sehingga anggaran untuk mendanai promotor kesehatan juga tidak ada, tapi karena status kita sudah ada di Kemenkes, maka diharapkan kontrak bisa berlanjut, meski itu anggaran dari daerah,”Harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.