PATI, zonasatu.net– Banjir yang terjadi di wilayah Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati membuat resah warga. Pasalnya, Banjir tahunan yang selalu merendam ratusan rumah itu belum ada solusi dari Pemkab agar bisa ditanggulangi.
Apalagi, banjir yang terjadi hampir sepekan ini, belum ada perhatian dari Pemkab Pati untuk memberikan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir.
Hal ini dibenarkan Kepala Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Nur Yahya. Menurutnya, Banjir yang terjadi di desa tondomulyo sudah hampir 1 Minggu, bahkan ada ratusan rumah yang terendam banjir, hanya saja Pemkab tidak ada perhatian untuk menyalurkan bantuan.
“Banjir sudah 1 Minggu, dan pas tahun baru kemarin air mulai naik, ditambah curah hujan yang tinggi, dan kemungkinan akan naik lagi, karena bendung wilalo dibuka,”Ungkap Yahya Minggu (8/1/2023).
Menurutnya, Warga yang terendam banjir di Desa Tondomulyo ada sebanyak 563 KK, ketinggian air bervariatif mulai dari 50 sampai 70 cm merendam pemukiman warga, hanya saja yang paling parah terjadi di Karangrowo, Kedungmulyo, dan Ngastorejo.
“Disini (Tondomulyo, red) juga parah, terutama di dukuh kedungbanteng dan Pencil, karena memang daerah sini termasuk desa Karangrowo, Ngastorejo, Kedungmulyo dan Bungasrejo sebagai lokasi tempat tumpuan air,”Katanya.
Yahya mengaku sudah ada bantuan bagi warga yang terendam banjir, namun hanya dari komunitas, sekolah dan individu atau dari pengusaha, sedangkan dari Pemkab Pati tidak ada bantuan sama sekali.
“Sementara ini bantuan dari Pemkab Pati tidak ada sama sekali, hanya pendataan saja, termasuk di desa Karangrowo, padahal kemarin dari Mensos juga sudah turun,”Keluhnya.





