“Dampak subsidi BBM ini menyebabkan harga kebutuhan pokok masyarakat naik. Semua permasalahan tersebut bisa menyebabkan angka kemiskinan meningkat. Pertumbuhan ekonomi tak sesuai yang diharapkan atau diatas 5 persen,”Ujarnya.
Data yang dihimpun media ini, jumlah petani yang terdaftar di Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) sebanyak 143.353 orang. Sedangkan yang belum mendapat kartu tani dua persen dari total petani itu. Setidaknya masih ada 2.000-an petani yang belum dapat jatah kartu tani.
Saat dikonfirmasi, Analis Sarana dan Prasarana (Ansarpras) Aldonny Nurdiansyah mengakui adanya petani yang belum mendapat kartu tani. Untuk angka pastinya, pihaknya tak mengetahui secara rinci.
“Secara total petani yang terdaftar untuk pupuk bersubsidi ada 143.353. Sudah hampir 98 persen yang disalurkan. Artinya dari sisa itu belum ada yang terbagi,”Pungkasnya.
(ADV-Ws/Z1)





