“Kami ingin beli beras atau gabah dari Gapoktan. kemarin Bulog belinya bisa dari berbagai macam. Tapi untuk tahun ini kami inginkan prioritas dari Gapoktan,”Tambahnya.
Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Nur Sukarno mengaku untuk harga dasar gabah dan beras yang ditentukan Pemerintah sebelumnya memang menyulitkan petani tanaman pangan.”Pemerintah saat ini sudah menyesuaikan harga gabah dan beras di tingkat Petani, dan itu disambut baik namun petani berharap adanya kemudahan untuk memperoleh pupuk,”Ucapnya.
Diketahui, Badan Pangan Nasional atau Bapanas telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras di tingkat petani dan penggilingan.
HPP tersebut diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.”Semoga laju inflasi ini bisa terkendali, dan untuk pertumbuhan ekonomi bisa tercapai secara nasional,”Tandasnya.
(ADV-Ws/Z1)





