Dikatakan, untuk nomor tunggal putra dan putri tingkat SD, sebelumnya telah dilakukan seleksi di tingkat kecamatan. Dan juaranya mewakili ke tingkat kabupaten.
“Sementara, untuk tingkat SMP dan SMU diambil perwakilan satu orang putra dan putri per sekolah. Ini sebagai ajang pencarian bibit bibit atlet bulutangkis di Kabupaten Pati dan nantinya bisa mewakili Pati ke tingkat provinsi,” tegasnya.
Meskipun demikian, sebelum mengikuti Popda di level provinsi, terlebih dahulu para atlet akan mengikuti seleksi di tingkat karisidenan.
“Rencananya Mei 2023 nanti akan kita kirim untuk seleksi karisidenan. Sementara Popda Provinsi dijadwalkan Juni atau Juli nanti. Targete ya semaksimal mungkin. Pasti emas di setiap nomor,”Harap Slamet.
(Lot-Red/Z1)





