“Kami berharap, para anak-anak muda ini harus bisa berinovasi dengan menggunakan teknologi, dan kemudian bisa mampu beradaptasi untuk lebih menguatkan teknologi-teknologi modern untuk bisa diaplikasikan di lapangan,”Kata Firman.
Pelaksanaan Bimteks yang digelar ini, Lanjut Dia, Untuk menyiapkan anak muda agar bisa menjadi petani yang lebih berinovasi, dan lebih bisa diandalkan untuk menjadi ujung tombak dalam rangka ketahanan pangan.
“Petani menjadi ujung tombak bagi Indonesia, tanpa petani kita tidak akan bisa apa-apa, sehingga ke depan nanti, harapan kami para petani muda bisa lebih bersaing dan bisa menjadi ujung tombak ketahanan pangan di negara kita,”Jelasnya.
(Lot-Ws/Z1)





