Miris, Lokasi Ini Bukan TPA, Tapi Jadi Tempat Sampah

“Masyarakat kalau melalui jalan itu, pasti selalu tercium aroma tak sedap, karena lokasinya tepat di pinggir jalan, padahal papan larangan sudah ada, tapi kesannya masyarakat ini ndablek (sengaja, red),”Sindirnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati Tulus mengaku bahwa sebenarnya pemilik lahan itu tidak menginginkan adanya TPA di lokasi itu, karena akan dibuat kapling, dan lokasi yang sudah disiapkan ada di lahan PJKA berjarak sekitar 1 km dari lokasi tersebut.

“Lokasinya sudah kita siapkan di desa Tlutup, jaraknya sekitar 1 km, dan itupun atas permintaan pemilik lahan sekitar situ dan diketahui oleh Kepala Desa (Kades),”Katanya.

Ia mengaku bahwa sebelum dipindah sudah disosialisasikan, bahkan juga sudah dipasang baliho, namun ternyata masih ada sebagian masyarakat yang enggan membuang sampah yang sudah disediakan.

“Sekarang pemilik lahan kebingungan, dan menghubungi kami agar sampah itu bisa dibersihkan, dan kami sudah menghubungi Kades dan Camat, karena untuk mengangkut sampah itu tidak bisa manual, tapi harus pakai alat berat dan itu membutuhkan biaya,”Ucapnya.

Ditambahkan, Pihak DLH saat ini masih menunggu, karena jangan sampai nantinya ketika lokasi itu dibersihkan, tapi tidak ada komitmen atau masyarakat membuang sampah di tempat itu lagi.

“Sebenarnya rencana kami kalau pihak desa bisa mengarahkan masyarakat bisa membuang sampah di lokasi yang disediakan, pastinya kami bisa menambah kontainer lagi,”Imbuhnya.
(Lot-Ws/Z1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *