Menurutnya, Dari pihak BPD mengaku bahwa sangat kesulitan menemui Kades non aktif, bahkan kondisi rumahnya selalu tertutup rapat, dan dalam kondisi kosong.
“BPD hanya minta agar Kades non aktif ini bisa menyerahkan asetnya secara sukarela, tapi yang bersangkutan tidak koorperatif, maka dilakukan langkah seperti ini (penyelesaian di kantor desa),”Terangnya.
Nantinya, Lanjut Camat, BPD akan kembali menyurat. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemberitahuan kepada Kades non aktif agar bisa segera untuk menyerahkan aset miliknya.
“Hari Senin akan dilakukan pertemuan lagi, apabila pada agenda itu yang bersangkutan tidak hadir, maka akan dilakukan pengambilan paksa, dan pastinya akan melibatkan Aparat Penegak Hukum,”Ujarnya.
Diketahui, Untuk aset yang harus diserahkan oleh Kades non aktif berupa sepeda motor, ada C desa, dan juga ada objek tidak bergerak, seperti bengkok yang ada hitungannya, dan nantinya itu akan masuk dalam PADes.
(Lot-Ws/Z1)





