PATI, zonasatu.net || Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Sukarno menganggap program kartu pra kerja dari pemerintah pusat dianggap belum menyentuh ke masyarakat. Hal itu menyusul lantaran untuk fakta di lapangan hanya sekedar formalitas.
Ia menilai, Pemerintah Daerah maupun pusat selama ini tidak pernah melakukan sosialisasi, karena program pra kerja ini dinilai kurang maksimal.
“Kartu pra kerja dari pemerintah pusat terdengar hanya nyaring gaungnya, dan hanya terdengar sayup sayup, karena untuk sosialisasi tidak pernah dilakukan,”Ungkap Sukarno, Sabtu (5/8/2023).
Dikatakan, Kartu prakerja ini sebenarnya sudah muncul sebelum pandemi. Program ini digunakan untuk memfasilitasi para tenaga kerja pemula (termasuk fresh graduate/ sarjana baru), supaya bisa berinovasi dengan harapan bisa menciptakan lapangan kerja baru (berwira usaha).





