KUDUS, zonasatu.net || Pembangunan Hotel Sato yang terletak di jalan Pemuda, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menuai kontroversi. Hal itu menyusul lantaran Hotel yang dibangun sejak 2017 lalu berdampak pada kerusakan rumah yang ada disekitar Hotel.
Beberapa rumah yang berdekatan dengan Hotel dengan lantai 7 itu terlihat retak, hingga plafon juga terlihat jebol, bahkan rumah yang berada di samping Hotel juga terlihat sudah ditopang dengan kayu karena kondisinya hampir roboh.
“Bangunan ini kalau tidak kita topang dengan kayu pasti runtuh, karena bangunannya sudah miring akibat dampak pembangunan hotel,”ungkap Benny kepada media ini kemarin.
Menurutnya, Pemilik Hotel sesuai janji akan memperbaiki beberapa bangunan rumah yang rusak akibat dampak pembangunan hotel, tapi kenyataannya itu hanya pembohongan saja.
“Katanya dari pihak hotel sanggup untuk memperbaiki bangunan yang rusak, tapi ternyata kita cuma di bohongi, kita tidak minta yang aneh-aneh, hanya minta keadilan dan tanggung jawab dari pihak hotel, yang rusak harus diperbaiki, tapi sampai sekarang tidak ada tanggung jawab,”keluhnya.
Benny mengaku sudah melakukan upaya untuk melapor ke pihak desa maupun ke instansi terkait khususnya dibagian perizinan Pemkab Kudus,, namun juga tidak ada hasil.
Permasalahan ini, Lanjut Dia, Sudah dilakukan upaya hukum mulai dari Pengadilan Negeri Kudus, PTUN Semarang, hingga ke PTUN Surabaya, hanya saja untuk gugatan yang disampaikan ditolak tanpa alasan yang jelas.





