Puluhan Warga Klayusiwalan Terjangkit DBD, Permintaan Foging Mandiri Belum Direalisasi

Dinkes Pati sudah melakukan foging, tapi ternyata itu hanya menyasar di lingkungan sekolah, tidak menyasar ke rumah warga.

Padahal, warga berharap foging itu dilakukan dari rumah ke rumah, meski itu harus memakai biaya warga sendiri atau mandiri.

“Dari kami ada 18 RT. Kami bersedia membayar secara mandiri. Kemarin sudah meminta ke dinas, tapi sampai sekarang belum ada kabar,”ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati Aviani Tritanti Venusia ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp justru hanya mengirim pamflet laporan yang dikirim dari Puskesmas.

Dalam pamflet itu meminta masyarakat untuk tingkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), untuk menekan potensi kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pati.

Aviani juga kurang menanggapi soal permintaan foging dari rumah ke rumah sesuai permintaan Pemdes dengan alasan anggaran terbatas.

“Fogging itu ada syarat dan ketentuannya, dan biaya fogging itu juga tidak murah, jadi harus diuapayakan untuk sering-sering PSN.”cetusnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *