Selain itu, komposisi Dewan Penasehat Periode 2023-2026 serta poin-poin rekomendasi lainnya juga berhasil dirumuskan dan ditetapkan dalam forum Musyawarah tersebut.
Ketua Umum F-GSBM NHM terpilih Rudi Pareta, juga menyampaikan bahwa untuk menjalankan program ke depan yang sudah disepakati bersama, dirinya juga meminta dukungan dan kerjasama yang baik.
“Untuk menjalankan setiap program yang sudah kita sepakati secara bersama-sama dalam Musyawarah Basis II ini, saya minta kerjasama dan dukungan dari semua pihak, terutama untuk Bapak dan Ibu Pengurus dan para anggota. Kita harus tetap solid sebagaimana sapu lidi, tidak mungkin dapat menyapu kotoran jika hanya sebatang, namun jika terdiri dari banyak batang lidi pasti akan bisa menyapu bersih kotoran sebesar apapun itu,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dibuka resmi oleh Asisten III Bupati Halut, dengan dihadiri peserta para utusan anggota F-GSBM NHM yang terdiri dari masing-masing departemen di NHM.
Kegiatan itu juga dihadiri oleh Manajemen NHM yang diwakili oleh Mahdi Abd. Rahman (Officer IR), Ketua Lembaga Adat/Sangaji dari suku-suku Pagu, Towiliko, dan Boeng, serta beberapa organisasi pemuda adat seperti Lembaga Pemuda Adat Boeng, dan Lembaga Pemuda Adat Pagu. Hadir juga Camat Kao Utara, serta perwakilan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) sebagai mitra wadah aspirasi pekerja di NHM.





