40 Persen Hibah Daerah Belum Direalisasi, Rusni : Pilkada Halmahera Utara Terancam

Pihak bawaslu berharap, pemda segera menggeser dana tersebut, sebab tahapan terus berjalan.

“Tahapan ini terus berjalan, jika pergeseran dana hibah daerah nilainya kecil, nantinya akan berpengaruh,” tutur Rusni.

“Apalagi rencaman pelantikan anggota Panwas Desa atau kelurahan di 17 kecamatan, ini seharusnya sudah dilakukan pergeseran tahap dua, ” tambah Rusni.

Sementara itu, menurut Rusni, dana hibah daerah di 10 kabupaten kota di Maluku Utara, 8 kabupaten sudah menggeser pada tahap pertama, bahkan angkanya juga sangat fantastis, sementara di Halmahera Utara masih belum dilakukan pergeseran.

“Bayangkan, 10 kabupaten kota itu mereka punya sudah di geser pada tahap pertama, halut masih dikatakan 0 persen, ” katanya.

Rusni mengaku, anggaran hibah daerah sebesar Rp 14 miliar, namun baru digeser Rp 1 miliar.

“Anggaran Rp 1 miliar hibah daerah yang telah di geser, ini dianggap terlalu kecil, sementara tahapannya terus bergulir, ” ucap Rusni.

Pihaknya berharap, pemda segera mencairkan tahap pertama 40 persen, sebab, jika tidak ada dukungan anggaran yang signifikan, bisa berpengaruh.

“Kami berharap pemda sebagai penanggungjawab, kalau bisa segera di realisasi tahap pertama 40 persen, jika tidak akan berpengaruh tahapan pilkada pada penyelenggra, ” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *