“Dari semua warga binaan, untuk Lapas Pati mengusulkan 2 orang,”tambahnya
Berdasarkan keterangan pihak tim asesor yang datang ke Lapas Pati, Narapidana yang diusulkan kuliah harus melalui Test asesmen terlebih dahulu
Apabila itu lulus, maka napi itu bisa mengikuti kuliah bersama dengan 25 napi lainnya se-Jateng.
“Untuk kuota di Jawa Tengah ada 25, pelamarnya 62 WBP. Nanti diseleksi, dirangking berdasarkan motivasinya, kemampuan berfikir. Ada tes tertulis dan wawancara,”terangnya
Untuk perkuliahan ini, Lanjut Dia, Biayanya gratis, namun ada berbagai tes dan seleksi yang harus diikuti
”Prosesnya agak panjang. Teman-teman yang lulus seleksi dipindah di Lapas Purwokerto. Nanti dosennya yang datang. Ini gratis,” tukasnya.
Di samping itu tak semerta-merta napi didaftarkan. Ada kriteria seperti rendah resiko dari napi tersebut
”Untuk kriteria napi yang tidak bisa diusulkan kuliah adalah napi teroris dan napi yang mendekam dari Nusakambangan,”imbuhnya.
Para napi itu nantinya bakal kuliah seperti pada umumnya. Kuliah selama empat tahun dan mengikuti kelas dari dosen.
”Nanti bebarengan kuliah pada umumnya. Semesternya juga seperti sekolah pada umumnya,” pungkasnya.





