FKIP Unipas Morotai Yudisium 85 Mahasiswa, Pesan Dosen : Orang Tua Menanti Sarjanamu

Irawati bilang, mahasiswa yang telah menyelesaikan akhir studi atau wisuda, semuanya tidak lain adalah sebuah proses perjalanan menuju kesuksesan yang lebih besar.

“Supaya kita tahu bahwa di rumah sana ada orang tua yang kita sayangi dengan seluruh tenaganya, tangan dan keringatnya memperjuangkan kita untuk menjadi seorang sarjana,”ujarnya.

Dosen FKIP ini bilang, tanggung jawab yang diemban oleh setiap sarjana merupakan tanggung jawab besar yang nantinya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

“Supaya kita tahu pula bahwa kita saat ini sudah Allah takdirkan menjadi sarjana yang begitu besar tanggung jawabnya. Oleh karenanya, hina rasanya apabila ilmu yang kita dapatkan. Dunia menunggu untuk melihat apa yang akan kamu lakukan selanjutnya,” tuturnya.

Sementara itu Dekan FKIP Fahmi Djaguna, menambahkan bahwa Yudisium dapat menjadi indikator bahwa para mahasiswa FKIP Unipas Morotai.

“Program studi PGSD dan program studi pendidikan bahasa Inggris yang mana telah menyelesaikan pendidikan jenjang strata 1 Sarjana, sehingga berhak menyandang gelar sarjana pendidikan atau S.Pd,” kata Fahmi.

Menurut Fahmi, kegiatan Yudisium adalah kegiatan akademik yang sangat penting sakral dan monumental dibandingkan dengan kegiatan lainnya.

“Pesan kami kepada peserta yudisium bahwa dharma bakti telah ditunggu oleh keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Jangan pernah berhenti untuk belajar karena sumber belajar tidak hanya dari dosen dan kampus saja, tetapi dari segala persoalan hidup dan ujian hidup juga menjadi sumber pelajaran untuk kesuksesan anda,” tandasnya.​

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *