Dikatakannya, program ini juga masih tetap dilanjutkan oleh Pj Bupati yang baru Bahri Sudirman.
“Pj Bupati baru pak Bahri Sudirman juga melanjutkan program ini dan program-program lainnya,” katanya.
Sebagaimana diketahui, selain menaikkan gaji Kader Posyandu, program pro rakyat yang sangat menyentuh masyarakat bahwa adalah insentif bagi ibu hamil dan menyusui sebesar Rp 1 juta setiap bulan selama masa kehamilan dan selama menyusui.
Selain itu insentif bagi lanjut usia di atas 65 tahun setiap bulan, menaikkan gaji para Imam dan staf sara dan pendeta, berobat gratis, rujuk pasien dibiayai pemerintah, bahkan warga Halteng yang meninggal dunia keluarganya dibantu untuk kepentingan tahlilan.
IMS juga mengambil kebijakan memberikan seragam gratis siswa TK hingga SMA.
Program-program yang menyentuh langsung masyarakat inilah membuat selama satu tahun tujuh bulan IMS sangat disayangi dan dicintai masyarakat (wong cilik).
Kini IMS diinginkan oleh masyarakat bawah (wong cilik) untuk memimpin Halteng untuk melanjutkan kembali program-program yang telah dijalankan sebelumnya.
“Jadi IMS maju bertarung sebagai calon bupati Halteng berpasangan dengan Ahlan Djumadil adalah keinginan masyarakat Halteng, karena mereka telah merasakan sentuhan yang pro terhadap mereka masyarakat,” tutupnya





