“Kami pertanyakan hasil survei itu, jangan-jangan ini hanya main, sebut saja angka-angka presentasinya tanpa survei tapi disebut hasil survei,” katanya.
“Kalau hasil survei saja tidak diketahui asal usulnya, berarti bisa gawat, karena diduga ada indikasi kebohongan terhadap publik,” tandasnya.
Untuk itu sebagai warga Halteng, ia menantang tim Elang-Rahim untuk bisa menyampaikan hasil survei mereka ke publik dengan jelas, jangan asal main sebut angka-angka.
“Ini penting biar publik tahu, siapa lembaga surveinya sehingga tidak terkesan publik dibohongi,” akunya





