Rio mengatakan, anggaran pemuda kelak akan ditambahkan menjadi Rp 200 juta/desa yang akan direalisasi setiap tahun.
Alokasi anggaran tersebut dimaksud untuk meningkatkan potensi pemuda di setiap desa.
“Jadi anggaran itu akan torang kase kembali dan torang tambah lagi Rp 100 juta. Jadi anggaran pemuda per desa Rp 200 juta, laki-laki Rp100 juta dan perempuan Rp100 juta,”ujarnya.
Menurut Rio, Anggaran itu nantinya akan disalurkan langsung ke rekening pengurus pemuda setiap desa tanpa melalui pemerintah desa.
“Biar adil, torang bagi yang perempuan Rp100 juta dan laki-laki Rp100 juta. Uang itu juga langsung ditransfer ke rekening pemuda, bukan melalui desa. Itu sebagai upaya mengembangkan potensi pemuda-pemudi,” pungkasnya.





