Diduga Ada Kecurangan Soal Pengisian Perangkat Desa, Sejumlah Mahasiswa Datangi DPRD

Para mahasiswa juga merasa heran lantaran pengisian perangkat desa harus disegerakan.

Padahal, Kata Arifin, kekosongan kursi Perades itu tidak menganggu layanan masyarakat.

“Kekosongan perangkat itu sudah kosong beberapa tahun, tapi pelayanan pemerintah desa biasa,. Anehnya kenapa menjelang pilkada dilaksanakan pengisian,”sesalnya

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin menyebut jika pelaksanaan pengisian Perades ini sudah terjadwal jauh-jauh hari.

Sehingga, pelaksanaannya tidak bisa diganggu gugat karena sudah disesuaikan dengan anggaran.

Ali juga mengaku lebih sepakat jika pengisian perangkat desa itu dilaksanakan di Kabupaten Pati, tidak harus di Semarang

“Soal ujian perangkat desa harusnya dilaksanakan di Pati, saya yakin aman, tapi kenapa kok masih dilaksanakan di Semarang,”ujarnya heran

Meski begitu, Lanjut Ali, Para mahasiswa diharapkan bersabar. Soal tuntutan agar dilakukan investigasi itu ranahnya Komisi A DPRD,

Sehingga, nanti biar dari Komisi A yang menindak lanjuti

“Komisi A sudah terbentuk, jadi biar nanti Komisi A yang menindak lanjuti untuk melakukan investigasi,”tegasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *