“Eksistensi Pemda Morotai patut dipertanyakan soal netralitas, beberapa hari lalu kami membaca berita online, kerja bakti atau pembersihan dan pengecetan dilokasi eks sail itu karena untuk pemeliharaan aset daerah, bukan untuk kampanye,”ungkap sejumlah warga yang enggan disebutkan
Namun, fakta menunjukkan lain, sebab kerja bakti yang dilakukan oleh para pegawai di dinas pariwisata beberapa waktu lalu itu bukan karena alasan pembersihan dan pemeliharaan lokasi eks sail.
“Tapi ini sudah jelas-jelas bahwa Pemda Pulau Morotai diduga kuat berpihak kepada calon gubernur nomor urut 4,” ungkapnya
Kata dia, bagaimana tidak, jika kita bandingkan dengan kampanye paslon gubernur baik nomor urut 1 HAS, Paslon Gubernur nomor urut 3 MK-Bisa, Kemudian Paslon Nomor urut 2 AM-SAH.
“Itu tidak seistimewa kampanye paslon Gubernur nomor urut 4. Karena ketiga paslon tersebut berkampanye hanya dilokasi yang biasa-biasa saja. Sementara paslon nomor urut 4, Pemda Morotai memberikan lokasi yang istimewa, hingga Pemda Morotai diduga rela mengeluarkan anggaran untuk melakukan pengecatan di lokasi eks sail tersebut,”sindirnya
“Itu yang harus dipertanyakan kepada pihak Pemda Pulau Morotai, kenapa kampanye tiga paslon Gubernur yang lain tidak se istimewa pasangan calon gubernur Sherly-Sarbin. Ada apa sebenarnya,” tutupnya





