PATI, zonasatu.net || Seorang aktivis kemanusiaan menduga ada oknum pebisnis pondok pesantren yang sengaja ingin menjatuhkan Ponpes Ndholo Kusumo.
Dugaan itu disampaikan usai melakukan audiensi bersama wali santri di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Senin (29/6/2026)
Aktivis tersebut adalah Mulyati dari Yayasan Lestari Bumi Pertiwi. Ia menyebut, meski izin ponpes dicabut, para santri tetap menolak pindah.
“Anak-anak tidak mau pindah. Saat asesmen wali santri diminta pilih pondok lain, tapi nyatanya di pondok tersebut dikenakan biaya,” kata Mulyati.
Ia meyakini ada pihak yang memanfaatkan situasi. “Saya yakin ada oknum memanfaatkan situasi tertentu karena pondok bisnis yang menjanjikan,” ujarnya.
Mulyati juga menyebut banyak pihak ingin merusak citra Ndholo Kusumo. Pihaknya mengaku sudah mengantongi bukti. “Saya yakin ada oknum di belakang. Kita punya bukti yang masih kita tahan,” tegasnya.





