Kedua, bahwa terkait polemik BAP Pembatalan Dokumen Kependudukan atas nama Rusli Sibua, sampai saat ini tidak pernah di proses oleh Dinas Dukcapil, hal ini bisa dibuktikan dengan tidak adanya register, baik pada surat masuk, surat keluar maupun pada sistem aplikasi SIAK, sebagaimana yang dirumorkan saat ini,
Ketiga, bahwa sampai saat ini Kepala Dinas Dukcapil tidak berada di tempat tanpa alasan.
Keempat, bahwa jika ada yang mengeluarkan surat atau dokumen apapun atas nama dinas Dukcapli maka kami tidak bertanggungjawab sebab sejak tanggal 4 Desember pasca Pelantikan Kadis Dukcapil yang baru belum ada aktifitas terkait dengan data dan dokumen kependudukan termasuk yang dirumorkan saat ini
Kelima, bahwa jika benar hal tersebut di lakukan oleh Kadis Dukcapil yang baru, bapak ALPRIT SANTIAGO, S.Pd, dengan landasan asas CONTRARIUS ACTUS maka hal tersebut merupakan kewenangannya sebagai kadis, akan tetapi sebagai kadis baru seharusnya didasarkan pada bukti-bukti yang kuat dan melibatkan aparatur dinas Dukcapil, akan tetapi sepengetahuan kami, yang bersangkutan belum pernah melakukan hal tersebut,
Olehnya itu, Kata In Ahmad jika itu benar, maka hal tersebut menjadi tanggungjawab yang bersangkutan untuk di klarifikasi
Keenam, bahwa karena persoalan tersebut, maka kami sebagai staf dinas dukcapil juga berkepentingan mempertanyakan hal tersebut kepada Kepala Dinas Dukcapil yang baru, karena dapat melahirkan sikap saling curiga dan dapat mengantarkan dinas dukcapil terlibat politik praktis, akan tetapi sampai saat ini kepala dinas dukcapil tidak dapat di hubungi.
“Yang jelas dan dapat kami pastikan bahwa secara kelembagaan dinas dukcapil belum pernah mengeluarkan surat atau dokumen sebagaimana yang dirumorkan saat ini, dan kami siap mempertanggungjawabkannya secara hukum, apabila ada yang melakukan tindakan diluar dari kewenangan Dinas Dukcapil Kabupaten Pulau Morotai maka kami akan memprosesnya sesuai hukum di Republik indonesia,” tegasnya
Terpisah- J. Erik salah satu Kasubag di Dinas Dukcapil Pulau Morotai mengaku bahwa dihari minggu kemarin, ia telah menghubungi kadis dukcapil untuk mempertanyakan terkait dengan surat yang beredar itu.
“Jadi sekali lagi saya tidak pernah mengeluarkan dan tidak pernah diperintah untuk mengeluarkan surat tersebut,”bebernya
Ia menegaskan, olehnya itu juga saya sampaikan Pak Kadis Dukcapil harus bertanggung jawab untuk mengklarifikasi dihadapan publik. “Karena ada videonya di saya,” tegasnya





